Jurnal Akhir Zaman

Jurnal Akhir Zaman
End Time News

Blog Archive

Ads 728 x 90

Pekerja Seks Komersial Bertobat Ikut Tuhan Yesus - Susan

Share it:

Kemudian saya terduduk dilantai. Kemudian saya berkata : 'Tuhan apapun yang Engkau akan lakukan, tolong jangan ambil anak laki-laki-ku. Saya pantas mendapatkan semua ini, tetapi anakku tidak pantas mendapatkan ini semua.'
  • 2 Korintus 5:17 - Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Kisah Susan - Mantan PSK tobat ikut Tuhan Yesus. A Former Prostitute gives her testimony on the 700 Club. A Story of Susan. Shallom, begini kisahnya :

Susan : "Saya hidup didalam suatu lingkungan rumah yang penuh pelecehan"

Saat kecil susan penuh merasa ketakutan. Ayah tirinya melakukan pelecehan kepada Susan dan saudarinya sedangkan ibunya sepertinya tidak peduli. Ketika Susan menginjak usia remaja dia berusaha mencari cinta dengan cara apapun yang bisa dilakukannya. Kemudian Susan menjadi pecandu narkoba, heroin dan marijuana dan Alkohol.

Susan : "Pada saat aku aku juga melakukan aktivitas seksual yang cukup aktif. Suka dengan pornografi. Intinya adalah banyak hal yang bisa terjadi pada waktu itu."

Susan mengakui bahwa tidak ada tempat bagi Tuhan didalam hatinya dan didalam hidupnya. Kemudian susan menyalahkan Tuhan dengan segala hal jelek yang terjadi didalam hidupnya.

Susan : "Saya tahu ada Tuhan akan tetapi aku tidak berpikir kearah itu. Saya tidak berpikir untuk berdoa, sebab pada saat itu saya marah kepada Tuhan. Pada saat itu saya pikir 'Kalau Engkau mencintai aku, kenapa Engkau menempatkan aku pada posisis seperti ini ?' "

Susan meninggalkan rumah pada saat berusia 17 tahun. Ayah tirinya setelah bercerai dengan ibunya menawarkan kepada Susan suatu penawaran yang unik.

Susan : "Ayah tiri-ku mengatakan : 'Kenapa kamu tidak tinggal bersama aku, Aku memiliki apartemen. Kamu dapat menggunakan waktumu sesuai kebutuhan kamu. Mendapatkan pekerjaan sampingan dan mendapatkan pendidikan. Dan semuanya akan berjalan dengan baik dan kamu bisa memutuskan apa saja yang kamu inginkan.' "

Tawaran yang terlihat indah itu tidak lama kemudian menjadi sebuah mimpi buruk.

Susan : "Ayah tiriku mengatakan 'Penampilan kamu bagus. Bagaimana kalau kamu belajar menjadi seorang model ?' Dikarenakan pada saat itu usiaku baru 17 tahun, dan bagiku saat itu apa yang dikatakannya adalah sesuatu yang bagus. saya pikir 'luar biasa.' "

Susan telah diyakinkan bahwa dia bakal mendapatkan kehidupan baru dengan karier menyenangkan dengan menjadi model.

Susan : "Kemudian dia membawa diriku ke suatu tempat. Saya pikir di rumah itu ada seorang photographer. Tetapi tidak ada photographer, tidak ada peralatan. Segera saya menyadari bahwa ayah tiriku mau menjadikan aku seorang psk. Dan saat itulah semua hal ini terjadi."

Akan tetapi Susan mendapatkan uang banyak. Hal ini adalah suatu awal baru bagi 'karier' susan. Tidak lama kemudian Susan mengandung dan mempunyai anak yang dinamakan Colton. Susan juga mengenal seorang pria yang bernama Craig dan kemudian tinggal bersama. Susan meneruskan karier-nya sebagai psk akan tetapi bisnis menjadi lesu.

Susan : "Kemudian saya memutuskan untuk pindah keluar negeri. Dan kemudian kami pindah ke Chicago dan kemudian mendapatkan uang banyak dan membangun keluarga yang harmonis."

Kemudian mereka pindah ke Chicago. Kemudian sesuatu buruk terjadi. Susan ditangkap karena kasus pelacuran dan dipenjara. Anaknya dirumah dengan seorang pengasuh.

Susan : "Didalam penjara itu tidak ada selimut, yang ada hanya bangku yang keras. Tidak ada bantal, tidak ada air. Mereka memberiku dua potong roti, tanpa air minum. "

Sejam rasanya seperti sehari. Semua yang dipikirkan oleh Susan adalah Colton.

Susan : "Saya merasa begitu dehidrasi. Saya kemudian merasa sangat lapar. Tetapi tidak ada yang bisa saya lakukan dengan hal ini. Saya merasa tertekan sekali dan menyesal akan segala sesuatu. Dan saya berpikir bahwa saya sudah tidak punya harapan. Dua puluh empat jam menjadi 2 hari. Dua hari menjadi tiga hari. Berkali-kali saya memanggil petugas, tetapi petugas perempuan itu tidak datang. Petugas itu benar-benar tidak mempunyai belas kasihan terhadap situasiku. Saya diperlakukan seakan-akan saya tidak ada. "

Susan begitu putus asa. Seorang teman penjara disamping mengatakan bahwa kamu tidak akan keluar dari sini.

Susan : "Seorang di penjara samping mengatakan 'tidak mungkin kamu bisa keluar dari sini.' Kemudian saya merasa ketakutan, kemudian saya mulai menjadi panik, dan kemudian saya memegang jeruji besi dan menggoyangkan dengan keras . Tidak ada penjaga yang datang. Kemudian saya terduduk dilantai. Kemudian saya berkata : 'Tuhan apapun yang Engkau akan lakukan, tolong jangan ambil anak laki-laki-ku. Saya pantas mendapatkan semua ini, tetapi anakku tidak pantas mendapatkan ini semua.' Hal itulah pertama kalinya aku berdoa memanggil Tuhan. Kemudian Tuhan mengatakan kepada saya 'Aku bisa mengeluarkan kamu dari sini, akan tetapi kamu harus mencintai Aku, engkau harus datang kepada-Ku. Dunia yang kamu sukai ini tidak Aku sukai.' Kemudian saya merasa bahwa saya begitu kotor, saya merasa tercemar, saya melakukan perzinahan. Saya tidur dengan suami orang. Suami-suami ini mempunyai istri. Dan istri mereka tidak mengetahui apa yang aku lakukan. Saya tidak mempercayai ini semua. Dikarenakan saya merasa begitu tercemar, saya kemudian mendengar : 'Saya mencintai engkau dan Aku mau engkau datang kepadaku, akan tetapi kamu harus berubah.' "

Sementara berdiam didalam penjara, Susan menerima Yesus sebagai Juruselamat.

Susan : "Kemudian saya mengatakan 'Saya akan mengikuti apapun yang Engkau inginkan. Tolong keluarkan aku dari penjara ini. Bawa aku ke anakku. Tolong anakku masih bayi. Tolong ...' "

Tuhan mendengar doa Susan. Setelah empat hari Craig berusaha untuk membebaskan Susan, akhirnya Craig berhasil membebaskan Susan. Susan kemudian dibebaskan. Susan mengatakan kepada Craig bahwa dia ingin keluar dari bisnis itu. Kemudian Craig meninggalkan Susan. Susan dan anaknya Colton naik bus dan kembali ke Florida.

Susan : "Pada saat saya berada di dalam bis pada perjalanan itu, anak saya Colton berada dipangkuan saya dengan tatapan mata birunya yang paling indah selama hidupku. Kepalanya bersandar ke bawah daguku. Itu adalah perjalanan panjang selama kurang lebih 24 jam. Tetapi saya tahu saya harus berubah .... saya tahu saya harus berubah."

Tiga tahun setelah Susan mendedikasikan hidupnya kepada Tuhan, Susan ketemu Steven. Mereka telah menikah bahagia selama 13 tahun dan memiliki juga anak dari perkawinan mereka.

Susan : "Perkawinan saya dengan Steve merupakan sesuatu yang indah. Saya teringat pada saat saya berjalan di tengah aula dengan menggunakan pakaian putih pengantin, kemudian aku berpikir 'Saya tidak layak mendapatkan semua ini. Orang pakai pakaian putih pada saat pernikahan masih perawan, sedangkan saya jauh dari itu.' "

Hari-hari kelam masa lalu dimana Susan masih menjadi psk menjadi memori masa lalu. Akan tetapi Susan tidak akan pernah lupa dengan apa yang dilakukan Tuhan kepada dirinya.
  • Yesaya 1:18 - Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.
  • Yesaya 43:18-21 = (18) firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! (19) Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. (20) Binatang hutan akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihan-Ku; (21) umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku."
Sumber:
http://www.youtube.com/watch?v=2rR0UBO-vHg
A Former Prostitute gives her testimony on the 700 Club

"Selama waktu yang lama saya berpikir saya tidak layak menerima ini. Karena saya berpikir saya tidak mungkin menerima hal-hal ini. Saya telah menjadi pemakai narkoba, mengalami pelecehan, menjadi psk, pornografi pada saat berusia belasan. Bagiku hal itu merupakan hal yang paling buruk. Tuhan telah mengampuni dosaku. Saya katakan apapun pelecehan yang kamu alami dimasa kecilmu, apapun tekanan yang kamu alami, Tuhan adalah harapan satu-satunya bagimu. Tuhan akan mengeluarkan kamu dari semua badai kehidupan."
---- Demikian penuturan Susan mengakhiri kesaksiannya ...

Salam kasih dan persaudaraan. Kita umat Tuhan selalu mempunyai pemikiran bahwa masih ada rancangan masa depan yang penuh pengharapan. Tuhan sudah buka jalan, maka percayailah hal ini. Kita ikuti, maka damai sejahtera penuh rasa suka cita selalu menaungi bagi kita sekalian. Tidak mengingat hal-hal yang sudah lampau, ampuni kesalahan sesama, jalani hidup dengan sukacita, bersyukur dalam segala hal, dan mencoba berpikir sederhana, pantang menyerah. Tetap semangat. Tuhan Yesus memberkati. Amen.
Share it:

Tobat

Post A Comment:

0 comments: